welcome ;)

Jumat, 28 Oktober 2011

Costume play

Cosplay (コスプレ Kosupure) adalah istilah bahasa Inggris buatan Jepang (wasei-eigo) yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, manhwa, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun. Pelaku cosplay disebut cosplayer, Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagai layer.

Di Jepang, peserta cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dōjin circle), seperti Comic Market, atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar cosplay termasuk cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia.


Sejarah

Sejak paruh kedua tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konvensi fiksi ilmiah. Peserta konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film fiksi ilmiah seperti Star Trek. Budaya Amerika Serikat sejak dulu mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan Haloween dan Paskah.

Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show). Di Jepang, peragaan "cosplay" pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs. Tidak hanya Mari Kotani menghadiri Nihon SF Taikai sambil ber-cosplay. Direktur perusahaan animasi Gainax, Yasuhiro Takeda memakai kostum tokoh Star Wars.

Pada waktu itu, peserta konvensi menyangka Mari Kotani mengenakan kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kotani sendiri tidak berusaha keras membantahnya, sehingga media massa sering menulis kostum Triton of the Sea sebagai kostum cosplay pertama yang dikenakan di Jepang. Selanjutnya, kontes cosplay dijadikan acara tetap sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Superman, Atom Boy, serta tokoh dalam Toki o Kakeru Shōjo dan film Virus. Selain di Comic Market, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan dalam acara pameran dōjinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di Jepang.

Majalah anime di Jepang sedikit demi sedikit mulai memuat berita tentang acara cosplay di pameran dan penjualan terbitan dōjinshi. Liputan besar-besaran pertama kali dilakukan majalah Fanroad edisi perdana bulan Agustus 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut "Tomino

ko-zoku" ber-cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum baju bergerak Gundam. Kelompok "Tominoko-zoku" dikabarkan

muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku (kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu meramaikan kawasan Harajuku). Istilah "Tominoko-zoku" diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat. Walaupun sebenarnya artikel tentang Tominoko-zoku hanya dimaksudkan untuk mencari sensasi, artikel tersebut berhasil menjadikan "cosplay" sebagai istilah umum di kalangan penggemar anime.

Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten penyiar Minky Yasu sudah sering melakukan cosplay. Kostum tokoh Minky Momo sering dikenakan Minky Yasu dalam acara temu darat mami no RADI-karu communication yang disiarkan antara lain oleh Radio Tōkai sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama mulai mengadakan kontes cosplay. Dari tahun 1989 hingga 1995, di tv asahi ditayangkan ranking kostum cosplay yang sedang populer dalam acara Hanakin Data Land.

Sekitar tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena cosplay telah menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan. Pada waktu itu kebetulan tokoh Kapten Tsubasa sedang populer, dan hanya dengan kaus T-shirt pemain bola Kapten Tsubasa, orang sudah bisa "ber-cosplay". Kegiatan cosplay dikabarkan mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak tahun 1986. Sejak itu pula mulai bermunculan fotografer amatir (disebut kamera-kozō) yang senang memotret kegiatan cosplay.


Cosplay di Indonesia

Cosplayer adalah orang yang mengenakan pakaian/kostum/cosplay. Kebanyakan costume yang digunakan dari Jepang. Di Indonesia sangat jarang ditemukan Cosplayer yang mengenakan pakaian dari komik luar asia, beberapa menggunakan tipe eropa tetapi dikarenakan di ambil dari manga/manwa bukan dari komik luar asia.

Sejarah cosplay di Indonesia


Pada awalnya cosplay tidak begitu banyak di kenal di Indonesia. Pada awal 2000-an, beberapa event seperti Gelar Jepang UI mengadakan Event Cosplay. Tetapi saat itu belum ada yang berminat, cosplay pertama saat itu hanyalah EO dari acara Gelar Jepang tersebut.

Beranjak dari Event Jepang, beberapa pemuda-pemudi (kebanyakan pemudi) di Bandung memperkenalkan gaya Harajuku dan hadirnya cosplayer pertama yang bukan merupakan EO saat itu. Berlanjut hingga sekarang, hampir tiap bulannya selalu ada event cosplay di Jakarta, dan di kota-kota besar di Indonesia.

Beberapa event yang sering hadir adalah:

  • Gelar Jepang. Biasanya ada di Universitas. Umumnya di Universitas Indonesia.
  • Bunkasai. Biasanya ada di Universitas.
  • Hellofest.
  • Animonster event. Beberapa event yang disponsori oleh animonster termasuk event cosplay di dalamnya.
  • Extravaganza, Cosplayer berdialog kocak, cosplay kartun Nickelodeon dan anime Jepang dijadikan satu dalam Extravaganza di bagian cerita yang berjudul "Sasuke", Putri Salju muncul dibagian selanjutnya.

Pembagian cosplay

Secara umum cosplay dinilai sama. Tetapi tak langsung dalam beberapa event yang terjadi di Indonesia sering dilakukan pembagian/kategori cosplay:

  • Cosplay anime/manga. Cosplay yang berasal dari anime maupun manga. Biasanya manhwa termasuk didalamnya termasuk comic dari amerika.
  • Cosplay Game. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di Game.
  • Cosplay Tokusatsu. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di film tokusatsu.
  • Cosplay Gothic. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter bernuansa gelap atau Gothic. Biasanya digabung dengan Lolita.
  • Cosplay Original. Cosplay yang benar-benar original tidak ada di anime, tokusatsu dan lainnya. Atau memiliki dasar yang sama seperti tokoh game Kingdom heart misalnya: Sora (Kingdom Heart) tetapi berbentuk metalic (modern)
  • Harajuku Style. Beberapa cosplayer sering menduga Harajuku style adalah bagian dari cosplay. Beberapa Harajuku style muncul di manga/anime seperti Nana.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Costume_play

Kapal Perang Kubilai Khan Ditemukan di Jepang

Bayu Galih | Rabu, 26 Oktober 2011, 12:47 WIB

VIVAnews - Ahli arkeologi kelautan Jepang menemukan kapal, yang diduga armada pasukan Mongol dari abad ke-13. Temuan arkeologi ini ditemukan 25 meter di bawah permukaan laut, di lepas pantai Nagasaki, Jepang.

Arkeolog Jepang ini berharap mereka bisa merekonstruksi pecahan keramik dari Dinasti Yuan, dari kapal milik armada Kubilai Khan ini. Mongol menguasai Cina sejak 1271 hingga 1368, dan saat itu Kubilai Khan mendirikan Dinasti Yuan di Cina yang meliputi wilayah Cina dan Mongolia saat ini. Adapun kapal ini diduga sebagai kapal dari armada kedua Mongol (yang terdiri dari 4.400 kapal perang), yang hilang tahun 1281.

Untuk meneliti kapal ini, arkeolog membuat kotak dan grid di lambung kapal yang memiliki panjang 12 meter ini. Ini dilakukan untuk membantu identifikasi dan mengenali karakter kapal perang berukuran panjang 20 meter ini.

"Penemuan ini sangat penting. Kami berencana terus mencari sesuatu yang bisa membantu mengungkap informasi mengenai keseluruhan kapal," kata Yoshifumi Ikeda, profesor arkeologi di Univeritas Ryukyus, Okinawa.

Kapal ini merupakan kapal pertama yang ditemukan utuh, sebagian besar badan kapal masih menempel, bahkan dengan paku. Para peneliti menyebut dalam kondisi baik untuk preservasi. Bahkan, para peneliti bisa mengetahui kalau kapal ini dicat dengan warna abu-abu terang.

"Saya percaya kami bisa lebih memahami kemampuan membuat kapal saat itu, yang saat ini telah mengalami perubahan di kawasan Asia Timur," ujar Ikeda.

Lebih dari 4.000 artefak ikut ditemukan bersama reruntuhan kapal. Antara lain, keramik, bata untuk keseimbangan kapal, bola-bola meriam, dan jangkar batu. Semua temuan itu terhubung dengan armada yang digunakan Dinasti Yuan untuk menginvasi kawasan lain.

Upaya armada laut Dinasti Yuan untuk menguasai Jepang yang dimulai pada 1274 berakhir bencana. Armada laut ini kemudian hancur oleh badai besar yang dikenal dengan nama "Kamikaze". (umi)



sumber :

http://us.wap.vivanews.com/news/read/258905-kapal-perang-kubilai-khan-ditemukan-di-jepang

Death Note 3.5 : L Change The World


Title: Death Note: L Change The World

Release Date: 2008

Genre: Adventure | Crime | Drama | Mystery | Thriller

Runtime: 129Mins

IMDB: 6.1/10

Director: Hideo Nakata

Cast: Kenichi Matsuyama : L

Youki Kudoh : Kujou Kimiko

Mayuko Fukuda : Nikaidou Maki

Fukuda Narushi : BOY

Kiyotaka Nanbara : Saruga Hideaki

Masanobu Takashima : Matoba Daisuke


L change the world merupakan lanjutan dari sekuel film Death Note yang sebelumnya. berbeda dari film Death Note sebelumnya, di film ini nggak ada hubungannya sama Death Note atau Shinigami. Di film ini lebih memusatkan pada karakter L saja. Bukan hanya kemampuannya menganalisis masalah, tetapi sisi manusiawi dari dirinya banyak ditonjolkan di film ini.

Kali ini L harus menghadapi kenyataan bahwa dia akan meninggal dalam waktu 23 hari mendatang karena perjanjian yang dia lakukan dengan Ryuk (shinigami pemilik Death Note). Selama 23 hari itu, L tetap fokus pada pekerjaan detektifnya. Membakar catatan-catatan yang tidak penting dan mengganggu, menganalisa kasus melalui laptop untuk membantu interpol dari jarak jauh, serta masih memakan makanan yang manis-manis.

Sampai akhirnya L dihadapi pada sebuah kasus baru, yaitu adanya sebuah virus yang melanda suatu daerah. L pun harus memecahkan kasus itu serta melindungi anak laki-laki dan perempuan yang menjadi kunci penyelesaian kasus tersebut. L pun harus melakukan kedua tugas tersebut tanpa didampingi Watari. Bagaimanakah nasib L dan kedua anak tersebut?

Kelebihan :

Pemain dalam film ini sangat menghayati perannya masing-masing, terutama tokoh utama dalam film ini (Matsuyama Kenichi) dia bisa memerankan layaknya L yang sebenarnya. Matsuyama Kenichi yang berbicara dalam 4 bahasa dalam film ini juga terlihat keren. Film ini nggak bisa bikin kita buat ngelewatin sedikit aja karena semua yang ada di film ini seru banget >.<

Kekurangan :

Walaupun Matsuyama Kenichi berbicara dalam 4 bahasa, tapi menurut saya dalam berbicara bahasa Inggris, dia masih terbata-bata.

Pendapat :

Menurut saya, film ini wajib ditonton. Selain karena Matsuyama Kenichi yang keren banget memerankan karakter L, film ini emang nggak ngebosenin sama sekali. ada beberapa adegan juga yang bisa membuat kita tertawa. apalagi saat L berusaha berjalan tegak demi Maki-chan, Matsuyama terlihat keren dan lucu. endingnya yang sedih bisa bikin kita nangis juga, apalagi saat L bilang kalau dia sebenernya masih pengen hidup T^T adegan yang membuat saya mengeluarkan air mata ;(

Rabu, 05 Oktober 2011

Liburan ke Gunung Merapi

Pada tanggal 31 Agustus 2011, saya dan keluarga saya pergi berlibur ke Gunung Merapi, di kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta. Perjalanan menggunakan mobil pribadi dari daerah Klaten sekitar pukul setengah 11 pagi. Dan tiba disana sekitar pukul setengah 1 siang.

Sebelum mendaki gunung Merapi, kita harus membayar uang masuk sebesar Rp 3000 per orang. Sebelum tiba dilokasi, kita akan melewati pedesaan yang ada di kaki gunung Merapi tersebut. Masih sempat terlihat sisa –sisa debu vulkanik akibat awan panas berada di atap rumah warga.




Walaupun sudah setahun berlalu, namun hal itu masih belum terlalu banyak memperbaiki keadaan yang ada disekitar gunung Merapi tersebut.

Sekitar beberapa kilometer dari pintu masuk gunung Merapi, kita akan tiba di lokasi. Disana sudah disediakan tempat parkir untuk mobil, motor, maupun bis-bis wisata. Dari tempat parkir, kita tidak bisa membawa kendaraan pribadi untuk mendaki gunung.



Kita bisa berjalan kaki untuk mencapai puncak atau hanya untuk ke lokasi rumah alm. mbah Marijan, juru kunci Gunung Merapi. Atau kita bisa menggunakan ojek yang sudah disediakan disana.

Disekitar tempat parkir juga banyak orang-orang yang berjualan makanan, dan berbagai oleh-oleh.

Untuk menuju lokasi rumah alm. Mbah Marijan, dari tempat parkir jaraknya sekitar satu kilometer. Waktu itu saya memilih untuk berjalan kaki karena pemandangannya juga indah.


Setelah berjalan satu kilometer, saya sampai dilokasi rumah alm. Mbah Marijan. Rumahnya sudah rata dengan tanah karena terserang awan panas. Disana juga ada salah satu mobil yang seharusnya untuk mengevakuasi warga namun mobil tersebut juga terserang awan panas. seperti inilah keadaannya.












Disana juga ada masjid alm. Mbah Marijan yang sudah setengah di renovasi. Setelah puas melihat-lihat saya dan keluarga segera turun. Dan memutuskan untuk menggunakan ojek saja.

Setelah sampai, kami sekeluarga menikmati wedang ronde yang ada disana :)

Disekitar gunung Merapi tersebut, ada banyak yang berjualan berbagai oleh-oleh dan juga makanan khas. Mereka warga yang rumahnya terkena awan panas, tetapi ada juga yang dari luar daerah bencana tersebut.

Sedangkan untuk tukang ojek, mereka adalah warga asli yang terkena bencana. Karena memang sudah ditetapkan seperti itu.